Membaca Arah Kebijakan Pembangunan Manggarai Wilayah Utara

Kebijakan Pembangunan Manggarai
Peserta diskusi publik "membaca arah kebijakan pembangunan Manggarai wikayah utara" yang diselenggarakan Diaspora kecamatan Reok Yogyajarta di Reok. (Foto: Piter Bota/infopertama)

Ruteng, infopertama.com – Diaspora Kecamatan Reok Yogyakarta, mengadakan diskusi publik pada, Minggu, 08 Mei 2022 yang berlokasi di Islamic Centre, Kelurahan Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT. Adapun tema dalam kegiatan diskusi publik ini yaitu “Membaca Arah Kebijakan Pembangunan Manggarai (Wilayah Utara)”.

Mengawali giat diskusi publik yang mulai pukul 19.30 WITA, para peserta penuh semangat melantunkan lagu Indonesia Raya.

Sekertaris Camat (sekcam) Reok, Theobaldus Junaidin dalam sambutannya mengapresiasi Diaspora Kecamatan Reok Yogyakarta.

“Saya begitu mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kegiatan ini menjadi kegiatan perdana di Kecamatan Reok.” Ujar Theobaldus Junaidin.

Ia pun mengharapkan agar diskusi publik ini bukan hanya sebatas diskusi teoritik. Tapi harus ada implementasi dalam bentuk tawaran solusi untuk kemajuan Kabupaten Manggarai wilayah Utara khususnya Kecamatan Reok.

“Mewakili pemerintah kecamatan Reok, kami berharap agar kegiatan ini bukan sekedar euforia saja. Tetapi ada hal positif sebagai harapan baru untuk membangun Reo yang lebih baik lagi,” tegasnya.

“Melalui diskusi publik ini kita semua diberikan akses untuk saling memberikan kritik konstruktif, agar kegiatan ini dapat menghasilkan sesuatu yang bisa mengubah Reo lebih baik lagi ke depannya. Artinya, harus ada progres menuju ke arah pembangunan kehidupan masyarakat,” pungkas Theobaldus.

Reses Penting bagi DPRD

Sementara anggota DPRD Kabupaten Manggarai dari dapil IV Partai PKS, Kamsudin Usman menguarai kebijakan prosedur umum terhadap anggaran. Serta, prosedural lahirnya RKPD yang tuangkan dalam bentuk program tahunan.

“Pentingnya pelaksanaan Musrembang pada tingkat Desa, kecamatan yang akan sampaikan pada musrembang kabupaten. Poinnya tetap mengacu pada visi misi Bupati Manggarai, yakni Manggarai yang maju, adil dan berdaya saing,” papar Kamsudin Usman.

“Keberadaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan Pokok pikiran anggota DPRD berdasarkan hasil reses. Oleh karena itu, begitu penting bagi anggota DPRD untuk melaksanakan reses. Ini adalah proses dari sebuah pembangunan,” tegas Kamsudin.

Di saat yang bersamaan Syarief Arifa, selaku Dirut LSN (Lembaga Strategis Nasional) dan juga sebagai penanggung jawab pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa diskusi publik ini pada dasarnya bertujuan untuk menelaah atau mengkaji arah kebijakan pembangunan Kabupaten Manggarai selama ini.

“Kegiatan ini terselenggara atas inisiasi Diaspora Kecamatan Reok yang bertujuan untuk menelaah kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Manggarai. Dan, menggali gagasan Masyarakat dalam membaca gagasan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Manggarai jangka panjang pada Wilayah utara, Reo dan Reo barat.” Tandasnya

“Ini merupakan salah satu bentuk edukasi politik kepada masyarakat agar kita melihat arah politik anggaran Pemerintah Kabupaten Manggarai. Serta mengetahui RKPD dan APBD. Perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa adanya partisipasi publik dalam penentuan RKPD sebab hal itu merupakan hasil dari Musrenbang baik pada tingkat desa/kelurahan maupun pada tingkat kecamatan,” cetusnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk konsolidasi gagasan membangun Manggarai berdasarkan potensi dan tipologi daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kamsudin Usman, Anggota DPRD Kabupaten Manggarai, Dapil lV, Partai PKS, Sekcam Reo, Theobaldus Junaidin, Syarief Arifa’id selaku Dirut Lembaga Strategi Nasional (LSN), Lurah Reo, Romoaldus Rusmin Nanggo, dan kurang lebih 200 orang pemuda dan mahasiswa asal Reo.

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV