Masyarakat Rasakan Manfaat Kehadiran PLTP Ulumbu, Pertanian dan Sumber Air Tetap Terjaga

Manfaat Kehadiran PLTP Ulumbu
Tampak area persawahan masyarakat yang tetap tumbuh subur di sekitar kawasan manifestasi panas bumi Ulumbu.

Sementara itu, Kepala Desa Wewo, Laurensius Langgut, mengatakan masyarakat tidak pernah mengalami kesulitan memperoleh air bersih sejak PLTP Ulumbu beroperasi. Kawasan pertanian di sekitar pembangkit masih produktif dengan berbagai komoditas seperti padi, cengkeh, kemiri, kakao, dan durian.

Selain itu, keberadaan PLTP Ulumbu juga membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi warga Desa Wewo.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, mengatakan pengalaman operasional PLTP Ulumbu selama lebih dari satu dekade menunjukkan bahwa pemanfaatan energi panas bumi dapat berjalan berdampingan dengan aktivitas masyarakat apabila dikelola sesuai kaidah teknis, lingkungan, dan regulasi yang berlaku.

“PLTP Ulumbu menjadi bukti bahwa pengembangan energi panas bumi dapat dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Kami terus melakukan pemantauan serta memastikan setiap tahapan operasional maupun pengembangan mengedepankan prinsip keberlanjutan,” ujar Manurung.

Manurung menegaskan bahwa pengalaman PLTP Ulumbu menjadi referensi penting dalam pengembangan proyek-proyek panas bumi lainnya di Nusa Tenggara.

“PLN berkomitmen mengembangkan energi panas bumi dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, keterbukaan, dan pelibatan masyarakat,” ujar Manurung.

Menurutnya, pengembangan panas bumi merupakan bagian dari upaya mendukung transisi energi nasional sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Nusa Tenggara melalui pemanfaatan energi baru terbarukan yang bersih dan berkelanjutan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel