Lebih Dekat Mengenal Kanker Serviks, Pemkab Manggarai Datangkan Ahli, Dokter Ida Ayu

Kanker serviks terletak pada lorong senggama, yakni saluran yang menghubungkan rahim dengan vagina.

Penderita kanker Serviks, jelas dokter Ida Ayu umumnya memiliki beberapa gejala utama, di antaranya mengalami keputihan terus menerus. Kondisi ini sulit disembuhkan dan kondisinya berbau.

“Mestinya mengenali bau vagina kita, jika mencium ada aroma atau bau-bau yang sudah tidak lazim supaya segera berkonsultasi ke dokter.” Ujar Ida Ayu.

Spesialis Obstetri Ginekologi dr. Ida Ayu Chandranita Manuba, SpOG. Subsp. Opginsos. MM, MH, Kes. FISQua

Selain keputihan, lanjut dokter Ida Ayu, juga muncul siklus perdarahan abnormal. Dan, biasanya jika sudah mengidap kanker serviks, perempuan saat berhubungan alat vital atau vaginanya berdarah.

Kemudian, merasakan nyeri pada rongga panggul serta penurunan berat badan yang drastis.

Penyebab Kanker Serviks

Kanker serviks disebabkan karena adanya human papilloma virus (HPV) yang dapat menular melalui rute seksual dan non seksual.

Demikian dokter Ida Ayu, bahwa rute seksual mendominasi penyebaran HPV dengan persentasi 85% daripada rute non seksual (15%).

Pada penyebaran rute seksual biasanya melalui hubungan senggama, faktor genital – genital, manual – genital, oral – genital. Sementara tuk rute non seksual biasanya vertikal, misalnya dari ibu ke bayinya.

Siapa yang Berisiko Terinfeksi HPV?

Human Papilloma Virus (HPV) sangat rentan menyasar tidak hanya pada semua perempuan, tetapi juga pada semua laki-laki.

Menurut penjelasan dokter Ida Ayu, bahwa HPV terbagi dalam dua grup dari tingkat risikonya, yaitu yang berisiko rendah dan bersiko tinggi.

Pada kondisi risiko rendah pada umumnya kondisi alat vital pria dan wanita dengan adanya kondiloma akuminata (berkutil).

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel