Kampanye Hery – Fabi di Cibal Barat, Warga Rela Tunggu Lama karena Alasan ini

Politisi PDI Perjuangan Hery Nabit dalam orasi politiknya hanya mengaskan bahwa Paslon Hery – Fabi tidak membicarakan hal baru tuk 5 tahun ke depan. Tetapi lebih pada penegasan untuk menyelasaikan yang sudah dimulai 1.5 tahun berjalan.

“Periode kepemimpinan itu seharusnya 5 tahun. Tapi, setelah menang Pilkada 2020, presiden menegaskan adakan Pilkada Serentak 2024, dari yang seharusnya pada Desember 2025.” Kata Hery Nabit menjelaskan situasi Politik kepada warga pendukungnya.

Hery Nabit saat menyapa warga dan pendukungnya di kampung Ndoso, desa Timbu kecamatan Cibal Barat.

Hery Nabit menjelaskan, pada kepemimpinannya di dua tahun awal, Manggarai dan seluruh dunia berhadapan dengan wabah Covid -19. Praktis, dengan segala aturan protokoler kala itu, pemerintah tidak bisa melakukan pembangunan. Semua anggaran yang awalnya tuk pembangunan digunakan demi menyelamatkan masyarakat dari Covid -19.

Bersalaman saja tidak dibolehkan, apalagi tuk berkumpul. Kita semua, lanjut Hery Nabit, benar-benar takut dengan Covid saat itu, sampai-sampai pakai masker berdobel-dobel.

“Karenanya, dari 5 tahun periodesasi itu, 2 tahun awal sudah dipotong tuk keselamatan kita semua dari Covid. 1 tahun lagi dipotong karena jadwal Pilkada yang maju setahun lebih cepat. Tersisa dua tahun.”

Menurutnya, dalam kurun waktu itu pembangunan sudah ada sebagian yang selesai, sebagian juga sudah dimulai dan masih ada yang belum dimulai karena keterbatasan waktu. Sehingga, tagline Hery Fabi adalah Tuntaskan, Maju lebih cepat. Tidak sekedar melanjutkan.

Maju lebih cepat karena setelah wabah Covid -19 kita benar-benar barubsembuh dari sakit. Karena baru sembuh, kita tidak bisa langsung lari, pelan-pelan sampai benar-benar pulih.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel