Kekecewaan kini ubah jadi kemarahan, tatkala empat orang talent SMP Santu Klaus itu membawakan cerita berantai.
Masing-masing awalnya memegang satu mic. Namun entah kenapa salah satu itu mati. Talent kebingungan dan bekerja ekstra tuk saling tukar mic.
Namun, lagi-lagi panitia cuek, tak peduli. Cerita Berantai yang harusnya tak boleh jedah jadi gagal gegara mic mati. Penonton pun gagal mendapatkan pesan dari cerita berantai.
Salah satu anggota dewan di antara penonton tampak sibuk mengabadikan moment demi moment. Namun, enggan memberi komentar ketika ditanyai.
Salah satu guru SMP St Klaus yang ikut berdiri dengan penonton lainnya
tampak kecewa.
“Masa kalah dengan sound di pesta nikahan ini. Bo kaut salon ga penong lapangan, kaling apa da’at.” Ketus Guru yang tak mau mediakan namanya.
Termin pertama persembahan anak-anak SMP St Klaus itu berakhir dengan lagu Deep River women.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan