Identitas Pria Asing di Poco Leok Terungkap, Diduga dari kelompok Anti Pemerintah RI

Ruteng, infopertama.com – Teka-teki soal asal-asal pria asing yang berada di Poco Leok, kecamatan Satar Mese, kabupaten Manggarai akhirnya terungkap.

Keberadaan pria asing di Poco Leok sejak tiba pada 20 Juli 2023. Ia datang bersama seorang perempuan yang diketahui sebagai istrinya. Pria berbadan tegap itu diketahui bernama Fachrurrozi Hanazi, S.Sos alais Ozi, kelahiran Palembang, 17 April 1993.

Sementara istrinya, Yasni Gita Pambayun, S.P atau Gita kelahiran 18 Februari 1998 di Banyumas.

Ozi, sejak kuliah jurusan sosiologi di universitas Sudirman hingga kini aktif bergabung dengan komunitas anti pemerintah. Ia bahkan tercatat pada tahun 20216 sebagai peserta aksi unjuk rasa tolak perda nomor 16 tahun 2015 tentang penyakit masyarakat.

Terakhir, ozi bersama istrinya juga hadir di antara massa aksi Masyarakat Adat Poco Leok saat gelar aksi damai pada 9 Agustus 2023 di kantor DPRD dan Kantor Bupati Manggarai menolak kehadiran PSN Geothermal di wilayah Poco Leok.

Berdasar penelusuran infopertama.com, kedatangan pasangan suami istri ini ke Poco Leok dalam rangka pengumpulan data untuk kegiatan penelitian berjudul Pertanian Masyarakat Adat Poco Leok.

Hal itu sesuai dengan surat tugas dari Lembaga Pemberdayaan dan Advokasi Masyarakat Mira Kompas Bentala tertanggal 3 Juli 2023. Surat tersebut ditandatangani direktur LPAM Mirabel, Ana Mariana Ulfah, SH. Adapun rencana kegiatan sesuai yang tertulis dalam surat itu sejak tanggal 5 Juli hingga 5 November 2023.

Rencananya, pasutri ini akan kembali ke Yogyakarta (Kantor Pusat LPAM Mirabel) pada 20 Sepetember 2023.

Pasutri ini pertama kali muncul ke publik saat masyarakat adat Poco Leok menggelar aksi damai di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai. Mereka menuntut agar Bupati Manggarai segera mencabut SK penetapan Lokasi Proyek Geothermal Pengembagan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok.

Selama berada di Poco Leok keduanya tinggal di rumah Benediktus Nagur kepala desa Mocok, kecamatan Satar Mese. Selama berkegiatan di Poco Leok, keduanya selalu ditemani Ergenius Tese, anak kades Mocok yang sementara kuliah di Yogyakarta.

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV