Namun, seiring dengan dukungan bantuan yang terus berdatangan, tenda-tenda pengungsian kini telah terpasang dengan baik dan tertata rapi. Penataan tersebut memberikan tempat berlindung yang lebih layak bagi warga, terutama pada malam hari ketika jumlah pengungsi cenderung meningkat.
Meski kondisi tempat tinggal sementara telah semakin baik, aspek kebersihan lingkungan pengungsian juga menjadi perhatian. Warga pengungsi diimbau untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Perhatian khusus diberikan terhadap sampah popok bayi yang harus dibuang pada tempat yang telah disediakan. Sampah yang berserakan, apabila tidak dikelola dengan baik, dikhawatirkan dapat menjadi sumber penyakit baru di tengah kondisi masyarakat yang sedang berada dalam situasi darurat.
Karena itu, kebersihan lingkungan pengungsian menjadi bagian penting dari upaya mencegah munculnya persoalan kesehatan baru. Warga diharapkan membuang sampah pada tempatnya dan menjaga lingkungan sekitar tenda tetap bersih dan sehat.
Situasi tersebut menjadi perhatian Posko Tanggap Darurat karena penanganan pengungsi tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan logistik, tetapi juga memastikan keamanan, kenyamanan, penerangan, sanitasi, kebersihan, tempat istirahat, serta perlindungan kelompok rentan selama berada di lokasi pengungsian.
Aktivitas Gempa Susulan Masih Tinggi
Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 17.00 WIB, aktivitas gempa susulan tercatat sebagai berikut:
• Total gempa susulan: 5.335 kejadian
• Magnitudo terbesar: M6,2
• Magnitudo terkecil: M1,1
• Gempa dengan magnitudo di atas M5,0: 32 kejadian
• Gempa susulan yang dirasakan: 128 kejadian
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











