Ruteng, infopertama.com – Teka-teki soal nasib Tenaga Kesehatan (nakes) Tenaga Pendukung dan/ atau Penunjang Pelayanan Kesehatan (TPPK) yang sempat tidak diperpanjang kontrak kerjanya oleh Bupati Manggarai Herybertus Nabit kini sudah ada jawaban.
Sebanyak 249 orang Nakes TPPK yang sempat tidak diperpanjang SPK-nya akan diaktifkan lagi. Namun, dari jumlah itu belum diketahui pasti berapa jumlah yang diaktifkan kembali oleh bupati Manggarai, Herybertus Nabit terhitung sejak 1 Oktober 2024.
Pengaktifan kembali para nakes oleh Bupati Manggarai itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Manggarai, drg. Bertolomeus Hermopan di hadapan para nakes yang berlangsung di Aula Kantor Dinkes Manggarai.
“Teman-teman (Nakes) sekalian akan aktif kembali bekerja per 1 Oktober 2024, karena itu diharapkan mulai besok agar segera membereskan persyaratan (Penandatanganan Surat Perjanjian Kerja).” Ujar Hermopan.
Ketahui, sebelumnya 249 nakes diberhentikan karena dinilai tidak memiliki trust kepada pemerintah daerah pasca melakukan aksi demo ke gedung DPRD Manggarai, Rabu, 06 Maret 2024.
Kedatangan para Nakes diterima oleh anggota DPRD Kabupaten Manggarai, melalui Komisi IV di ruang aspirasi DPRD Manggarai.
Tujuan kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan aspirasi, agar diprioritaskan dalam seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK Tahun 2024, tanpa melibatkan tenaga Nakes yang berada di luar wilayah Kabupaten Manggarai
Tidak hanya itu, mereka juga meminta kepada pemerintah agar para Nakes Non ASN yang sudah mengabdi sudah 10 tahun, agar diangkat menjadi PPPK atau ASN tanpa tes.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan