Bendera Indonesia dan Monako Tampak Sama, Lantas apa Perbedaannya? Berikut Ulasannya

Bendera Indonesia dan Monako tampak sama, Lantas apa Perbedaannya? Berikut Ulasannya
Bendera Nasional Indonesia dan Bendera Monako

Ruteng, infopertama.com – Indonesia sebagai sebuah negara merdeka dan berdaulat kini berusia 76 tahun. Kemerdekaan Indonesia akan kita rayakan pada 17 Agustus setiap tahun.

Tahun ini, kita merayakannya mungkin tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Sebab bangsa Kita, Indonesia tercinta masih terlanda Pandemik Global, Corona Virus.

Di tengah situasi yang kadang mencekam itu, Bendera merah putih masih dapat kita temui di berbagai jalan atau sudut-sudut kota.

Di perkampungan, pada kendaraan, baik roda sedikit pun roda banyak, bisa kita lihat menjelang perayaan kemerdekaan Indonesia.

Berdasarkan kesepakatan para pendiri bangsa, bendera negara Indonesia memiliki warna merah dan putih. Kedua warna tersebut terbagi dua secara horizontal, merah di bagian atas, dan putih di bagian bawah.

Namun ternyata, bendera negara semacam itu bukan hanya milik oleh Indonesia. Sebuah negara kota di Eropa Barat bernama Monako, juga memiki bendera kenegaraan yang secara visual terlihat persis dengan Sang Saka Merah Putih.

Lalu apa perbedaan di antara keduanya?

Sebagaimana dalam World Atlas, secara fisik, perbedaan yang dapat kita lihat dari kedua bendera berwarna merah dan putih itu adalah dari dimensi rasionya. Bendera Indonesia memiliki perbandingan lebar dan panjang 2:3. Sementara Bendera Monako memiliki perbandingan rasio 4:5.

Sehingga jika kita lihat, bendera milik Indonesia terlihat lebih panjang dan ramping daripada bendera Monako yang cenderung lebih melebar mendekati bentuk persegi.

Makna Lebih jauh, yang membedakan keduanya adalah makna yang ada dalam masing-masing bendera negara.

Merah dalam bendera Indonesia melambangkan warna darah yang menggambarkan keberanian bangsa dalam mengusir musuh selama masa penjajahan.

Sedangkan putih melambangkan kesucian hati bangsa dalam setiap tindakannya.

Sementara itu, merah dan putih dalam Bendera Monako merupakan warna yang sangat identik dengan House of Grimaldi.

Grimaldi adalah sebuah dinasti yang berperan dalam sejarah berdirinya negara berpenduduk sekitar 40.000 jiwa itu.

Merah dan putih diklaim mencerminkan nilai-nilai positif seorang manusia. Merah digunakan untuk mengasosiasikan daging dalam tubuh manusia, sedangkan putih diartikan sebagai kemurnian dalam berkehidupan spiritual.

Awal dipatenkan Bendera Monako yang berwarna Merah Putih pertama kali dipatenkan pada 4 April 1881 di masa pemerintahan Pangeran Charles III.

Sementara Bendera Indonesia secara resmi menjadi bendera negara pada 17 Agustus 1945, tepat di hari Republik ini menyatakan kemerdekaannya, 76 tahun yang lalu.

Jika dilihat dari waktu penetapannya, Monako memang jauh lebih awal daripada Indonesia.

Hal ini juga pernah menimbulkan permasalahan di antara dua negara beda benua ini.

Perdebatan masa lalu Monako sempat tidak setuju atas pilihan warna Bendera Indonesia yang sama persis dengan negaranya.

Bukan hanya tidak setuju, Monako juga tidak mengakui Bendera Indonesia pada saat itu. Karenanya, Monako sempat meminta Indonesia mengubah corak atau motif benderanya agar tidak terjadi kesamaan yang persis.

Pihak Monako merasa lebih berhak atas corak tersebut karena sudah lebih dulu mematenkannya, sebelum Indonesia merdeka.

Namun Indonesia menolaknya dengan alasan pilihan warna merah dan putih didasarkan pada sejarah panjang negara yang sudah berlangsung ratusan tahun lamanya.

Bahkan, sebelum monopoli kerajaan di Monako berlangsung. Hingga akhirnya Indonesia dan Monako bersepakat, meletakkan dimensi rasio sebagai pembeda antara bendera negara keduanya. Monako 4:5 dan Indonesia 2:3.

Sejarah Bendera Merah Putih Kedua Negara

Bendera Indonesia dan Monako tampak sama, Lantas apa Perbedaannya? Berikut Ulasannya

Sejarah Bendera Indonesia

Catatan sejarah yang paling terkenal tentang asal-usul bendera Indonesia adalah saat para pembela kemerdekaan di Surabaya merobek bendera Belanda.

Bendera berwarna merah-putih-biru itu dirobek hingga menyisakan warna merah-putih yang berkibar.

Penggunaan Pertama Kali 17 Agustus 1945

Secara resmi, bendera merah-putih Indonesia digunakan pertama kali untuk momen kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Ada pula yang menyebutkan bahwa warna merah-putih pada bendera Indonesia diambil dari warna bendera Jepang sebagai penjajah terakhir di Indonesia.

Pasalnya, pada bendera Jepang juga terdapat warna merah-putih.

Fakta menarik terungkap kalau sebenarnya warna merah-putih pada bendera Indonesia ternyata sudah jauh lebih tua dibandingkan Monaco.

Ternyata warna merah-putih yang digunakan dalam bendera Indonesia jauh terinspirasi dari warna bendera Kerajaan Majapahit.

Kala itu bendera kerajaan mempunyai sembilan garis merah-putih yang terdiri dari lima garis merah dan empat garis putih horizontal.

Bendera Kerajaan Majapahit kala itu disebut dengan Sang Saka Getih-Getah Samudra atau disebut juga Sang Saka Gula Kelapa.

Sang Saka Getih-Getah Samudra dikibarkan sebagai panji kemenangan pasukan Raden Wijaya (putra pertama Majapahit) dalam pertempuran pertama melawan pasukan Dinasti Yuan dari Tiongkok.

Dalam Prasasti Butak, Sang Saka Getih-Getah Samudra pertama kali tercatat dikibarkan pertama kali pada tahun 1292 dan berakhir di tahun 1527.

Itu artinya, warna merah-putih digunakan oleh Indonesia (saat itu Nusantara) sudah digunakan lima tahun lebih tua dibandingkan Monaco.

Itulah sebabnya Monaco mengalah dan sepakat untuk sama-sama menggunakan warna merah-putih dengan posisi yang sama pada bendera negara kedua negara.

Hingga sekarang warna, posisi, dan kesamaan bendera keduanya sudah terdaftar di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan diakui oleh seluruh dunia.

Sementara Sang Saka Getih-Getah Samudra masih digunakan dan dijadikan sebagai bendera resmi kapal-kapal Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Sejarah Bendera Monaco

Monaco atau Monako dikenal sebagai negara terkecil pertama di dunia setelah Vatikan.

Menurut American Flags melansir Riau Online, bendera Monako secara resmi disahkan menjadi bendera negara pada 4 April 1881.

Peresmian ini dilakukan di bawah pemerintahan saat itu yaitu Pangeran Monako Charles III.

Sebenarnya, jauh dari peresmian itu, warna merah-putih sudah gunakan sebagai warna bendera Monaco sejak tahun 1297.

Awalnya, sistem pemerintahan Monaco masih di bawah sistem pemerintahan monarki. Melansir Flag Makers, Monaco awalnya merupakan negara koloni Genoa, Italia.

Kala itu, kisahnya seseorang bernama Francesco Grimaldi, seorang keturunan Italia berhasil merebut kemerdekaan dari koloni Genoa pada 1297.

Sedari itu, simbol negara pun dibentuk untuk mewakili wilayah dinasti Grimaldi, yang dinamakan House of Grimaldi. Dengan sebuah moto ‘’Deo Juvante’’, yang artinya ‘’Dengan Bantuan Tuhan’’ dalam bahasa Latin.

Jika diperhatikan, ada rangkaian pola wajik dalam simbol tersebut. Nah, itulah asal-usul penentuan warna bendera Monaco.

Warna merah-putih itu juga sebenarnya diambil dari warna bendera Genoa yang merupakan salib St. George. (Red)

Disadur dari berbagai sumber

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV