Pihak keluarga bahkan sempat mengadakan doa bersama agar bayi tersebut segera ditemukan. Memang, pada akhirnya sang bayi berhasil ditemukan pada Selasa (2/5) sore, tapi sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Menurut keterangan Ketua RW 4 Kelurahan Pati Kidul Widiantoro, jenazah sang bayi ditemukan di tumpukan sampah yang ada di aliran Sungai Desa Kaliampo, Kecamatan Margorejo, Pati. Jaraknya sekitar 3 kilometer dari rumah keluarganya.
“Itu juga ditemukan aparat kepolisian karena ayahnya sudah mengaku membunuh anaknya. Warga semua kaget karena dia sendiri yang melapor ke saya beberapa hari yang lalu kalau anak bungsunya hilang,” ucap Widiantoro, mengutip Kompas, Selasa (2/5).
Kalau menurut Widiantoro, Sholeh sepertinya mengalami gangguan mental dan belum siap untuk berumah tangga di usia muda.
“Iya, sepertinya depresi karena belum siap menikah. Usianya masih sangat muda tapi sudah punya dua anak,” jelas Widiantoro.
Kasus anak yang dibunuh orang tuanya sendiri bukan kali ini saja terjadi. Belum lama sebelumnya, seorang anak juga ditikam ayahnya hingga tewas. Hal ini semakin membuktikan bahwa membangun keluarga dan merawat anak itu bukan hal yang mudah untuk dilakukan.
Semua harus dipersiapkan sebaik mungkin agar kasus-kasus serupa bisa dicegah di masa depan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

