Beberapa Himbauan Pemda Manggarai Hadapi Guncangan Gempa Bumi

Gempa Bumi
Bupati Manggarai dalam Konpres di Kantor BPBD, Selasa, 22 Februari. (Foto: infopertama)

Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Daerah Manggarai siaga menghadapi ancaman gempa bumi. Ketahui, beberapa hari terakhir ini, sejak Minggu, (20/02) terjadi gempa yang mengguncang beberapa wilayah di pulau Flores. Paling kuat dengan Magnitudo paling tinggi terjadi pada Senin, (21/02) yaitu 5.8 Magnitudo ((M).

Tak hanya sekali, menurut data BMKG bahwa gempa susulan akan terus terjadi. Masih menurut BMKG, hingga semalam sejak gempa bumi pada Senin lalu sudah terjadi 136 gempa susulan dengan skala yang bervariasi.

Sementara lokasi pusat gempa bumi berada di 8.00 LS – 120.68 BT di laut Flores atau 72 km timur laut Ruteng dengan kedalaman 10 km. Gempa bumi ini tidak berpotensi Tsunami.

Menyikapi ancaman ini, pemda kabupaten Manggarai dalam konferensi pers pada Selasa, (22/02/22) malam di posko bencana kabupaten Manggarai kantor BPBD menyampaikan beberapa himbauan kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah kabupaten Manggarai, terutama pada wilayah pesisir pantai utara.

Adapun himbauan itu langsung disampaikan bupati Manggarai, Heri Nabit. Di antaranya:

Para nelayan di daerah pesisir utara Manggarai untuk sementara waktu tidak melaut.

Wisatawan yang akan mengunjungi wilayah bagian utara agar bisa menahan diri.

Sementara bagi masyarakat sekitar (pesisir utara) tetap melakukan aktivitas seperti biasa, tetapi tetap waspada. Dan, selalu berkordinasi dengan pihak pemerintah setempat.

Selain itu, bupati Manggarai mengajak masyarakat tuk bijak menyampaikan informasi. Ia juga meminta ‘tuk hanya memercayai informasi-informasi yang terverikasi, seperti BMKG dan Pihak Pemerintah.

Kemudian, Bupati Heri juga menyampaikan bahwa pihak pemerintah sudah menyiapkan beberapa lokasi atau posko penanganan bencana. Menurutnya, “Pada wilayah kecamatan Reok sudah disiapkan gedung kantor camat Reok dan beberapa gedung sekolah. Dan, di wilayah kecamatan Reok Barat sudah menyiapkan beberapa fasilatas publik yang ada di Robek hingga Lemarang.”

Sementara di Pusat kabupaten Manggarai, beberapa gedung pemerintah juga akan digunakan sebagai posko penanganan bencana.

Ia juga memastikan kesiapan RS Ben Mboi Ruteng dalam menghadapi bencana gempa bumi.

(Redaksi)

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV