Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai, Paulus Jeramun, menyambut baik dukungan Asosiasi Pilot Drone Indonesia dalam memperkuat data dan informasi kebencanaan di Kabupaten Manggarai.
“Kami menyambut baik dukungan dari Asosiasi Pilot Drone Indonesia. Pemetaan udara ini sangat membantu kita untuk mendapatkan gambaran kondisi wilayah terdampak secara lebih cepat dan akurat. Data visual yang dihasilkan akan menjadi salah satu bahan penting untuk memperkuat asesmen, pemetaan kerusakan, dan pengambilan keputusan dalam penanganan tanggap darurat,” ujar Koordinator Media Center Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Manggarai ini.
Paulus mengatakan, apabila memungkinkan, pemetaan udara akan diperluas ke seluruh kecamatan di Kabupaten Manggarai yang terdampak gempa bumi M7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu. Pemetaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan skala prioritas penanganan.
“Kalau memungkinkan, seluruh kecamatan di Kabupaten Manggarai yang terdampak gempa bumi M7,7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 lalu akan kita lakukan pemetaan udara secara bertahap. Kita ingin mendapatkan gambaran kondisi wilayah dan dampak kerusakan secara lebih menyeluruh,” katanya.
Menurut Paulus, hasil pemetaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu rujukan bersama oleh berbagai instansi dalam melaksanakan asesmen, menentukan kebutuhan, menyusun langkah penanganan, hingga mendukung proses pemulihan pascabencana.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











