Cepat, Lugas dan Berimbang

Menabung dari Masa Lalu, Sejahtera di Masa Depan

infopertama.com – KSP CU Florette (yang berarti “berkembang terus”) hadir melayani para anggotanya di pedalaman Manggarai, yang sebagian besar hidup sebagai petani. Dengan spirit dasar florette, lembaga ini berkomitmen memajukan anggota, baik dari segi sosial maupun ekonomi, serta membangun dan merawat kohesi sosial anggota secara berkelanjutan.

Menariknya, koperasi ini tidak hanya menyediakan layanan simpanan dan pinjaman, tetapi juga berupaya menghidupkan kembali kebiasaan lama masyarakat Manggarai: menabung demi kehidupan yang lebih baik, hari ini dan di masa depan.

Sabtu, 11 April 2026, kami melakukan lejong bersama anggota di Kampung Sekok, Kecamatan Lelak. Dalam perjalanan itu, kami—Rian (manajer), Feri (staf), Rikard (sekretaris pengurus), dan Ican (staf)—menyusuri jalan menuju Sekok dengan sebuah Hilux hitam yang dikemudikan oleh Ican.

Perjalanan sungguh melelahkan. Jalan sempit, sebagian beraspal namun rusak di beberapa titik. Tanjakan curam dengan tikungan tajam berbentuk huruf V menuntut kehati-hatian ekstra. Namun, kelelahan itu terobati oleh hijaunya pepohonan dan udara yang sejuk sepanjang perjalanan.

Beberapa kampung kami lewati, antara lain Kampung Pelus, Urang, dan Gonggong. Di setiap kampung, tampak papan kecil bertuliskan “Tempat Layanan Anggota KSP CU Florette.” Papan-papan sederhana itu menjadi tanda bahwa Florette hadir, hidup, dan melayani di tengah masyarakat.

Setibanya di Kampung Sekok, peran koordinator TP sangat terasa. Alo, koordinator TP di Kampung Sekok, telah mempersiapkan segala sesuatu dengan penuh dedikasi demi terselenggaranya kegiatan lejong dan pendidikan anggota.

Mendung dan hujan yang turun tidak menyurutkan semangat tim untuk tetap hadir bersama anggota di Rumah Gendang Sekok. Cuaca yang tampak kurang bersahabat kami terima sebagai bagian dari perjalanan—sebuah tantangan yang justru menguatkan semangat untuk terus berkembang.

Saat melintasi Jembatan Wae Tesem, kami diingatkan bahwa Florette adalah jembatan bagi para anggotanya—jembatan menuju “seberang”, tempat kesejahteraan menanti.

Kelelahan fisik seolah sirna ketika mobil memasuki halaman Gendang Sekok. Kami disambut hangat oleh anggota yang telah lama menunggu. Wajah-wajah penuh senyum dari ibu-ibu menyapa kedatangan kami, sementara hanya sekitar lima orang pria anggota yang hadir saat itu. Anak-anak pun ikut menyambut dengan penuh keceriaan. Mereka adalah masa depan Florette.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN