Cepat, Lugas dan Berimbang

Koperasi Merah Putih Ponorogo Dapat Bantuan 29 Truk, Bunda Lis Sarankan Palugada

Ponorogo,infopertama.com – Dukungan sarana transportasi untuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih mulai mengalir ke Ponorogo. Sebanyak 29 Kopdeskel Merah Putih mendapatkan bantuan masing-masing satu unit truk yang penyerahannya berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Kamis (19/3/2026).

Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan optimistisnya program strategis nasional itu mampu lebih menggerakkan perekonomian di desa dan kelurahan.

Apalagi, ada dukungan alat transportasi berupa kendaraan bak terbuka.

“Sinergi yang luar biasa terbangun di Ponorogo dalam mendorong percepatan program Kopdesktlel Merah Putih,” kata Bunda Lis –sapaan Lisdyarita– yang hadir bersama jajaran Forkopimda Ponorogo dan sejumlah kepala perangkat daerah.

Menurut dia, koperasi desa dapat menjadi pusat berbagai aktivitas ekonomi. Mulai sektor pertanian, peternakan, hingga UMKM. Jika berjalan sesuai harapan, maka lapangan usaha terbuka luas. Masyarakat tidak perlu lagi harus mencari pekerjaan keluar dari Ponorogo, cukup bekerja dan berkembang di daerah sendiri,” jelasnya.

Bunda Lis juga berharap koperasi desa berfungsi sebagai sentra distribusi kebutuhan masyarakat dengan konsep serba ada.

Berbagai produk lokal terhimpun serta dipasarkan melalui koperasi. “Istilahnya palugada (apa lu mau, gue ada), apa pun yang dibutuhkan masyarakat harus bisa tersedia di koperasi,” tegasnya.

Bupati perempuan pertama di Ponorogo itu meminta pengurus koperasi memanfaatkan dan merawat inventaris truk dengan baik.

Selain harga on the road cukup tinggi, pengadaan kendaraan angkutan barang itu bertujuan mendukung operasional Kopdeskel Merah Putih. “Harus dimanfaatkan maksimal dan dirawat dengan baik,” harap Bunda Lis.

Demikian Bunda Lis menyampaikan, bantuan 29 unit truk itu sudah diserahkan langsung kepada yang berhak. Dengan begitu, kata dia, pengurus Kopdeskel Merah Putih dapat segera memanfaatkan untuk memulai gerak usaha menopang distribusi logistik.

“Truk bisa langsung dibawa pulang, tapi harus dijaga dan dirawat dengan baik,” pungkas Bunda Lis.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel