Ruteng, infopertama.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PRKPP) mengalokasikan anggaran sebesar Rp432 juta untuk pemasangan meteran listrik gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Program ini menyasar 131 unit meteran yang tersebar di 13 desa pada tujuh kecamatan, sebagai bagian dari upaya pemerataan akses listrik bagi masyarakat kurang mampu.
Tujuh kecamatan penerima program ini meliputi Cibal Barat (Desa Bere dan Wae Renca), Cibal (Desa Beamese dan Barang), Rahong Utara (Desa Benteng Tubi dan Compang Dari), Reok Barat (Desa Lante dan Nggalak), Satar Mese Barat (Desa Terong), Satar Mese (Desa Lungar dan Mocok), serta Satar Mese Utara (Desa Renda dan Lia). Masing-masing desa menerima alokasi sekitar 10 unit meteran listrik.
Kepala Dinas PRKPP, Yustinus M.N., menjelaskan bahwa proses pemasangan oleh penyedia, PT Cahaya Septiana Elektrikal, saat ini masih berjalan. “Sekarang sudah dalam tahap instalasi, dan kami targetkan semua pekerjaan selesai pada November 2025,” ungkapnya, Rabu (22/10/2025).
Yustinus berharap, program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek terhadap keterbatasan akses listrik, tetapi juga menjadi langkah awal dalam mendorong pemerataan layanan dasar bagi seluruh masyarakat Manggarai.
Ia menekankan, listrik menjadi kebutuhan esensial yang harus dinikmati semua warga, termasuk masyarakat yang tergolong berpenghasilan rendah (MBR). “Harapannya, program ini bisa benar-benar membantu masyarakat. Kehadiran listrik bukan hanya soal penerangan, tapi menyangkut pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan ekonomi warga,” harapnya.
Diharapkan, seluruh proses pemasangan meteran ini bisa berjalan lancar dan tepat waktu, sehingga masyarakat bisa segera menikmati manfaat dari program tersebut sebelum akhir tahun 2025.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





