Kupang, infopertama.com – Dunia kesehatan kembali diramaikan Dokter paksa mahasiswi perawat VCS di Kabupaten Belu.
Ajakan dokter Kabupaten Belu berinisial CV ini di posting di media sosial berikut screen shoot chat yang memaksa mahasiswi perawat untuk melayaninya melakukan VSC atau video call sex.
Dalam chat yang diposting di media sosial terlihat percakapan seakan dokter melakukan intimidasi terhadap mahasiswi perawat tersebut.
Bahkan CV juga mengatakan jika perawat adalah makanan dokter dan itu merupakan aturan di rumah sakit.
Selain memaksa mahasiswi perawat untuk melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut CV juga memaksa korban untuk mengirimkan fotonya tanpa pakaian.
Dalam percakapan tersebut juga terlihat bagaimana CV merasa memiliki kekuasaan di rumah sakit tersebut.
“Nurut woi, gw klarin nanti semuanya,” tulis CV.
Dalam chat yang diposting di media sosial terlihat percakapan seakan dokter melakukan intimidasi terhadap mahasiswi perawat tersebut. -tangkapan layar instagram @belu_update-
Perawat tersebut membalas dengan kalimat, ‘emang bejat’.
“Ngomong dah gak nurut, gw kelarin semuanya dalam diri lu, gak usah drama dah,” jawab CV.
Dalam percakapan itu, CV juga menyampaikan agar mahasiswi perawat utnuk tidak melakukan drama dan mengatakan jika perawat senior takut kepadanya.
“Perawat-perawat senior aja gw kondisiin jiper, apalagi yang kayak gini. That’s nothing,” tulisnya.
“Emang udah hierarkinya…Perawat mah makanan dokter…ini aturan di RS,” tambahnya.
Dari percakapan tersebut terlihat bagaimana CV sangat tidak menghargai profesi perawat di rumah sakit tersebut.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan