DPRD NTT Sebut PLTP Ulumbu sebagai Kebutuhan Masyarakat dan Zaman

Ruteng, infopertama.com – Anggota Komisi II bidang Perekonomian DPRD NTT, Yohanes Rumat, mengungkapkan bahwa proyek strategis nasional (PSN) Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu beserta rencana pengembangannya di Poco Leok merupakan upaya pemenuhan kebutahan masyarakat dan jawaban atas tantangan transisi energi di masa depan.

“Setelah mendengar penjelasan komprehensif PLN, baik secara konsep maupun teknis serta pengakuan dari masyarakat, saya percaya bahwa geothermal harus didukung karena merupakan kebutuhan masyarakat dan zaman,” ucap Yohanes Rumat.

Pernyataan itu ia kemukakan usai dirinya dan rombongan anggota DPRD NTT mengunjungi lokasi PLTP Ulumbu di Desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, dalam rangka peninjaun dan penyambung aspirasi masyarakat terkait pembangkit berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) ini, Selasa, 9 Juli 2024.

Anggota DPRD NTT fraksi PKB ini, tak memungkiri bahwa dirinya sempat mempertanyakan keamanan PLTP Ulumbu terhadap lingkungan sekitar, kesehatan, hingga pertanian yang merupakan mata pencaharian masyarakat NTT.

Namun seluruh keraguan dan kekhawatiranya terjawab melalui kegiatan peninjauan tersebut. Dalam kunjungan itu, PT PLN (Persero) memaparkan bahwa PLTP Ulumbu telah melalui sejumlah proses uji lingkungan hingga kesehatan, begitupun dalam rencana pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 di Poco Leok.

Untuk diketahui, hasil pengukuran Tim Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri Institut Teknologi Bandung (LAPI ITB) mendapati bahwa konsentrasi emisi H2S dan NH3 di beberapa lokasi sampel di wilayah kerja panas bumi (WKP) Ulumbu tidak melebihi baku mutu yang telah ditetapkan oleh Permen LHK No.15 tahun 2019 tentang Baku Mutu Emisi PLTP.

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses