Boalemo, infopertama.com – Kisah suram dunia pendidikan di Indonesia bak tak ada habisnya. Setiap hari ada-ada saja berita buruk pada lembaga pendidikan. Sejatinya, lembaga pendidikan merupakan tempat menempa anak-anak bangsa agar bisa menjadi generasi penerus tuk mengisi kemerdekaan bangsa.
Namun, nyatanya masih saja muncul kisah-kisah sedih miris dari sana, lembaga pendidikan. Seperti kisah Guru SD Negeri 13 Paguyaman Kabupaten Boalemo, Prov. Gorontalo ini tidak bisa berbuat banyak karena orangtua siswa yang balas dendam tidak terima rambut anaknya dicukur saat di sekolah.
Rambut seorang guru bernama Ulan Hadji (27) terpotong bagian atas hingga terlihat kulit kepalanya karena digunting paksa orangtua siswa kelas V (lima) atas nama Ardiansyah Mustafa.
Aksi pengguntingan rambut guru secara paksa ini terjadi pada Senin (9/1/2023) lalu, hingga mendapatkan perhatian masyarakat.
Foto wajah Ulan Hadji dengan rambut yang sudah terpotong. Dan, surat pernyataan yang dianggap keliru diposting oleh seorang warga bernama Insan Dai.
Unggahan di Facebook viral dengan 908 komentar dan telah dibagikan sebanyak 803 kali.
Dalam unggahannya ia menuliskan kalimat “Sungguh miris sekali, di mana seorang guru (tenaga pendidik) di salah satu sekolah dasar di wilayah Paguyaman dilecehkan oleh oknum orangtua siswa. Di mana guru tersebut saat melakukan pendisiplinan terhadap siswa dalam hal ini merapikan rambut yang sebelumnya sudah diingatkan berulang2 tentang regulasi sekolah.”
“Pada saat itu juga siswa tersebut melapor kepada orang tuanya, sontak saja orang tua siswa tersebut mendatangi sekolah dengan geramnya. Oknum orangtua tersebut justru mengambil tindakan dengan menggunting rambut guru tersebut di dalam kelas. Mirisnya, pihak-pihak terkait hanya mendamaikan masalah ini.”
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan