Ruteng, infopertama.com – Badan Pendapatan Daerah Kabupaten (Bapenda) Manggarai mencatatkan perubahan positif realisasi PAD selama dua tahun terakhir.
Pada tahun 2025, realisasi PAD yang jadi tanggung jawab Bapenda meningkat ke-70,57 persen dari realisasi tahun sebelumnya di angka 60 persen.
“Ada peningkatan 10,57 persen tahun 2025 jadi 70,57 persen.” Ujar Kaban Pendapatan, Kanis Nasak usai misa syukur Natal dan Tahun Baru Bersama badan Pendapatan yang digelar di MCC Ruteng, Kamis, 8 Januari 2026.
Menurutnya, ini bukanlah soal angka semata yang mengalami peningkatan, tapi lebih dari itu adanya kesadaran bersama untuk membayar pajak, membayar retribusi demi pembangunan daerah Manggarai tercinta agar maju lebih cepat.
Ia mengaku memang masih banyak kendala yang dihadapi dalam merealisasi PAD di Manggarai, tetapi kehadiran Bapenda harus mampu mengidentifikasi soal dan menemukan solusinya.
Capaian hari ini (+10,57% – pen) jelas kaban Kanis merupakan hasil kerja keras, hasil kerja kolaborasi lintas sektor. Ini merupakan capaian bersama, baik pemerintah maupun masyarakat.
Ke depan, dari pengalaman setahun ini Bapenda Manggarai akan turun langsung ke desa-desa terutama di desa-desa yang masih mengalami satu dua persoalan.
Masih ada banyak desa di Manggarai, jelas kaban Kanis yang belum beres pencatatan asetnya. Bahwa, ada desa yang sama sekali tidak memiliki pencatatan bangunan. Karenanya, tentu saja realisasi PBB dari desa itu tidak maksimal.
Tak lupa, kaban Kanis menyampaikan apresiasi dan terimakasih berlimpah kepada semua staf, pegawai Bapenda Manggarai tas kerja keras dalam mewujudkan capaian realisasi PAD di Bapenda.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel





