Tanpa Izin, Mama Shinta Kaget Wajahnya di Film Pesta Babi

Mama Shinta

“Saya sudah terlanjur viral di mana-mana sampai mereka buat film Pesta Babi tanpa izin dari saya, tanpa sepengetahuan dari saya. Itu yang saya kecewa sekali sekarang,” tuturnya.

Mama Shinta juga mengaku telah memutus komunikasi dengan pihak yang sebelumnya mendampinginya. Ia bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah atas berbagai pernyataannya yang dianggap menyerang pembangunan PSN di Papua.

“Saya minta maaf sekali karena itu bukan kemauan saya, itu karena ajakan mereka,” ujarnya.

Di sisi lain, Mama Shinta menggambarkan kondisi kehidupannya yang masih serba terbatas. Ia memperlihatkan kondisi dapurnya yang sederhana, termasuk kompor yang sudah tidak layak digunakan sehingga terpaksa memasak menggunakan kayu bakar.

Menurut pengakuannya, selama sekitar enam bulan bolak-balik dari Papua ke Jayapura, Makassar, hingga Jakarta bersama pihak pendamping, ia merasa tidak memperoleh manfaat berarti selain rasa lelah dan uang transportasi terbatas.

“Yang saya dapat cuma capeknya saja. Uang duduk cuma Rp2 juta, Rp1,5 juta itu saja yang kami dapat,” ungkapnya.

Kini, Mama Shinta menyatakan mendukung pembangunan PSN di Papua di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap pemerintah bersama perusahaan dapat membantu masyarakat adat memperoleh pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.

“Harapan kami cuma ke pemerintah, lewat kerja sama dengan perusahaan dan masyarakat. Maka itu kami mau dukung, perusahaan boleh lanjut sampai kami bisa menikmati hasil yang perusahaan sudah berikan,” tutupnya.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses