Tag: Pulau Komodo

  • Tempat Terindah di Bumi, Taman Nasional Komodo Urutan Kedua, Berikut Daftar Lengkapnya

    Tempat Terindah di Bumi, Taman Nasional Komodo Urutan Kedua, Berikut Daftar Lengkapnya

    infopertama.com – Bicara soal kemegahan pegunungan, nama-nama besar seperti Alpen, Rocky, Andes, hingga Himalaya biasanya langsung terlintas di pikiran.

    Menariknya, Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat – NTT menjadi salah satu tempat terindah di Bumi. Bahkan, Taman Nasional Komodo berhasil menduduki peringkat kedua sebagai tempat terindah di dunia, mengungguli lokasi ikonik lainnya seperti Big Sur di Amerika Serikat dan Victoria Falls di Afrika.

    Tempat terindah di ujung barat pulau Flores ini hanya kalah dari puncak eropa, sebuah gugusan puncak pegunungan yang jauh lebih kecil di utara Spanyol belum lama ini dinobatkan sebagai tempat terindah di planet bumi.

    Dikenal dengan nama Picos de Europa (atau ‘Puncak Eropa’), pegunungan ini terletak hanya sekitar 20 km dari bibir pantai dan merupakan bagian dari Pegunungan Cantabrian.

    Kawasan ini membentang di wilayah Asturias, Cantabria, serta Castile dan Leon, dengan puncak tertinggi Torre de Cerredo yang menjulang setinggi 2.650 meter.

    Ed Cunningham, editor berita dari Time Out Inggris, mendeskripsikan Picos de Europa bukan sekadar keajaiban geografi, melainkan sebuah simfoni alam yang luar biasa.

    “Pegunungan ini mencuat terjal langsung dari laut. Artinya, pemandangan di sini tidak hanya berisi ngarai yang dalam dan puncak-puncak berbahaya, tapi juga garis pantai yang berkilau dan ganasnya Laut Cantabrian,” tulis Cunningham, seperti dikutip Time Out.

    Beberapa titik ikonik di dalam taman nasional ini meliputi Naranjo de Bulnes, yang merupakan puncak ikonik yang berdiri megah dalam kesunyian.

    Laman: 1 2

  • Dulu Milik Italia Kini Jadi Magnet Wisata, Pulau di NTT Ini Dijuluki ‘Starfish Island’

    infopertama.com – Sudah bukan rahasia lagi jika menyebut NTT, provinsi dengan banyak pulau itu, yang terbayang adalah bagaimana kawasan tersebut begitu terkenal dengan surga baharinya.

    Banyaknya tempat wisata yang dapat dijelajahi, mulai dari taman nasional hingga pulau – pulau tak berpenghuni.

    Seperti halnya dengan pulau kecil yang terletak di NTT ini. Kalian yang tak begitu suka keramaian sangat direkomendasikan untuk berkunjung ke sana.

    Suasananya yang sepi dan masih jarang diketahui wisatawan membuatnya tampak seperti “Private Island”.

    Pulau seluas 32 hektar ini sejatinya merupakan sebuah kawasan wisata yang terletak 15 km Labuan Bajo, Flores, NTT.

    Tak hanya dikenal sebagai pintu gerbang menuju pulau Komodo, pulau tersebut juga identik dengan keindahan baharinya.

    Beragam jenis ekosistem laut, seperti terumbu karang dan ikan bisa dinikmati dari atas permukaan tanpa perlu menyelam. Bahkan, hiu kecil pun bisa disaksikan langsung di sekitar pulau ini.

    Selain itu, daratan yang diberi nama Pulau Kanawa ini juga menjadi habitat bagi ratusan bintang laut. Hal inilah yang membuatnya dijuluki “Starfish Island”.

    Mengutip dari laman Pemkab Manggarai Barat, Pulau Kanawa merupakan gerbang menuju Pulau Komodo.

    Pasalnya, setiap kapal yang hendak menuju ke pulau Komodo pasti melewati Pulau Kanawa.

    Kabarnya, dulu pulau yang terletak di tepi Flores Barat ini merupakan private island yang dikelola warga Eropa.

    Akan tetapi, kekinian pengelolaannya diambil alih oleh masyarakat setempat.

  • Menyeramkan, Video Komodo Menyerang Rusa yang Sedang Berenang ke Laut

    Labuan Bajo, infopertama.com – Sebuah video yang memerlihatkan seekor komodo dewasa menyerang rusa calon mangsanya ke laut, komodo pun ikut berenang agar mangsanya tak lolos begitu saja.

    Ketahui bahwa Komodo adalah karnivora oportunistik dan pemburu yang efisien. Ini adalah kesempatan yang terlalu bagus untuk anda lewatkan! Seperti yang ada dalam video komodo menyerang rusa ke laut di bagian bawah halaman ini, mereka sangat ingin mengarungi lautan untuk menangkap mangsa yang tidak menaruh curiga. Korban dalam video ini terlihat seperti rusa sunda. Mereka adalah salah satu hewan yang menjadi sasaran komodo dewasa.

    Komodo Tinggal di Mana?

    Komodo adalah spesies endemik Indonesia tenggara. Selain di Pulau Komodo, mereka juga ada di beberapa pulau kecil lainnya termasuk Flores, Rinca, dan Gili Dasami. Namun demikian, habitat terbesar mereka ada di pulau Komodo dari mana mereka mengambil namanya dan menempati seluruh pulau. Padahal, Taman Nasional Komodo merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO dan sudah ada sejak tahun 1980.

    Habitat pilihan mereka adalah lingkungan yang gersang dan bergunung-gunung. Mereka dapat ditemukan di lembah berbatu dan sabana datar – dan di pantai.

    Apa Biasanya Makanan Komodo?

    Reptil yang mengesankan ini menangkap daging mereka sendiri atau memakan bangkai. Tukik memulai dengan memakan kumbang dan belalang. Saat mereka tumbuh, mereka beralih ke serangga yang lebih besar, kadal kecil dan burung serta telurnya. Nantinya, mereka akan dapat menangkap kadal, tikus, cecurut, dan burung yang lebih besar.

    Dalam video ini, kita melihat orang dewasa yang dapat menangani mangsa yang jauh lebih luas. Dalam daftar makanan mereka, Anda akan menemukan rusa, babi hutan, dan kerbau. Mereka bahkan memakan komodo kecil! Di mana pemukiman manusia berada di dekat habitat mereka, mereka bahkan juga mencubit kambing peliharaan!

    Laman: 1 2

  • Temuan Arkeolog, Binatang Purba Komodo Sebenarnya Berasal dari Sumba

    Jakarta, infopertama.com – Tim peneliti berasal dari Zoological Society of London (ZSL) mengungkapkan suatu fakta yang mencengangkan. Pasalnya, mereka mengklaim berdasar hasil penelitaan yang salah satunya bahwa sebenarnya, binatang purba Komodo di NTT lebih dulu hidup di Pulau Sumba, sebelum hijrah ke TNK, Manggarai Barat.

    Bahkan, mereka menyebut Sumba sebagai dunia yang hilang.

    Hal ini terungkap melalui laporan dalam jurnal berjudul ‘Proceedings of the Royal Society B’. Laporan itu merujuk pada penemuan fosil hewan-hewan tersebut.

    Ribuan tahun lalu, Sumba ternyata menjadi rumah bagi berbagai hewan yang sebagian besar telah punah. Antara lain gajah mini, tikus dan kadal raksasa, serta spesies komodo.

    Selain itu, ada juga fosil komodo yang saat ini hanya bermukim di Pulau Komodo, Flores. Hal ini memancing asumsi bahwa hewan yang kini termasuk langka itu sebenarnya berasal dari Sumba.

    Laporan menyebut fosil beragam spesies tersebut hidup di Sumba sekitar 12.000 tahun yang lalu, mengutip Mongabay, Senin (6/3/2023).

    Ekspedisi untuk meneliti hewan-hewan punah ini berlangsung dari 2011 hingga 2014. Tim peneliti berasal dari Zoological Society of London (ZSL).

    Mereka mengoleksi fosil dari Sumba, sebagai bagian dari kepulauan yang dulu namai ‘Wallacea’. Area ini berasal dari Alfred Russel Wallacea yang pertama kali memberikan batasan wilayah berdasarkan penyebaran spesies hewan di Indonesia pada abad ke-19.

    Wilayah di dalam Wallacea termasuk Sumba, Sulawesi, Lombok, Flores, Halmahera, Buru, dan Seram. Wilayah Wallacea mendulang popularitas pada 2004, ketika kelompok arkeologi mengumbar fosil makhluk punah bernama ‘hobbit’ atau Homo Floresiensis. Makhluk ini oleh arkeolog temukan di Flores, bagian utara dari Sumbaa.

    Laman: 1 2