Tag: Pendulang Emas di Timika hanyut terseret Arus

  • Empat Orang Manggarai Tenggelam di Kali Kabur Timika, Satu Orang Selamat

    Timika, infopertama.com – Kabar duka menimpa tiga warga Kab. Manggarai, NTT yang tewas usai terseret arus air di kali Kabur Mile 37, kabupaten Timika, Papua.

    Sumber infopertama.com di Timika menyebutkan bahwa ketiga korban merupakan warga kecamatan Cibal Barat, satu orang pria atas nama Rony. Rony diketahui berasal dari Akel, desa Bere. Sementara, korban lainnya atas nama Emilia dan bayinya bernama Mitha, asal kampung Cipi, Cibal Barat.

    “Kejadian terjadi pada Minggu, 25 Agustus 2024 sekitar pukul 12.00 WIT di sungai kali kabur MP-37 barat, Timika. Korban pendulang yang berjumlah 4 orang, 3 meninggal dunia dan seorang selamat. Korban selamat atas nama Andy.” Kata Aristo, warga Manggarai di Timika ketika dihubungi infopertama.com.

    Demikian Aristo, korban tenggelam pada saat menyebrang kali kabur menggunakan binen atau semacam rakit.

    “Saat menyebrang di tengah kali tiba-tiba binen menabrak batu dan terbalik. Sehingga, keempat korban tersebut tenggelam dan hanyut,” ujar Aristo, perantau asal Rahong Utara di Timika, Minggu, 25 Agustus 2024.

    Menurut kisah Aristo, masyarakat yang melakukan pencarian menemukan korban pertama di pinggir kali kabur area MP 34 (pulau rotan). Tidak jauh dari korban pertama ditemukan korban kedua dan ketiga.

    “Selanjutnya untuk dua orang korban meninggal dibawa oleh masyarakat ke 37 timur dan seorang dan korban selamat dibawa ke MP 37 barat. Ambulans juga sudah menuju Mile 37 dikawal kendaraan SRM,” tutupnya.

  • Guru ini Syok Lihat Bocah TK Hadiahi Temannya Cincin Emas

    infopertama.com – Seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) ini syok berat ketika mengetahui anak didiknya yang masih bocah ini berikan temannya hadiah cincin. Yang ternyata, cincin tersebut emas asli.

    Namun, ada hal penting bagi semua orang tua ketahui bahwa anak-anak usia taman kanak-kanan (TK) biasanya punya rasa penasaran yang besar.

    Mereka seringkali sangat tertarik dengan barang-barang milik orang dewasa.

    Jika orang tua tidak memperhatikan anaknya, banyak situasi yang tak terduga dapat terjadi.

    Seperti cerita soal hadiah cincin ini yang terjadi pada 10 Februari 2023 di Shaanxi, China, sebagaimana publikasi Eva.vn.

    Seorang anak laki-laki usia TK pergi ke sekolah seperti biasa. Dia lantas mengeluarkan cincin dari sakunya dan memberikannya kepada sahabatnya di kelas sebagai hadiah.

    Kedua anak itu sangat senang dengan momen memberi hadiah itu. Bahkan, anak yang menerima cincin itu memamerkannya di mana-mana, sedemikian rupa sehingga guru pun melihatnya.

    Awalnya, guru TK itu tidak terlalu memperhatikan cincin yang kedua anak itu mainkan. Guru mengira cincin tersebut palsu dan hanya mainan untuk anak-anak.

    Akan tetapi, guru itu kemudian secara tak sengaja melihat dan merasa cincin emas itu sangat mirip dengan aslinya. Saat dia mengambilnya, cincin itu terasa cukup berat, menyerupai cincin emas sungguhan.

    Setelah diperiksa dan diamati, guru tersebut menemukan bahwa cincin itu memiliki nama merk tercetak di salah satu sisinya.

    Oleh karena itu, sang guru segera memberi tahu orang tua anak untuk memastikan kebenaran soal cincin tersebut.

    Laman: 1 2

  • Naas, Dua Pendulang Asal Manggarai Ditemukan Tewas di Papua

    Timika, infopertama.com – Naas menimpa dua pendulang asal Manggarai, NTT yang harus kehilangan nyawa di perantauan. Keduanya merupakan perantau pendulang emas di ujung timur Indonesia, Timika, Papua.

    Dua pendulang itu adalah Klemensius Darwin asal Lambaleda, kabupaten Manggarai Timur. Dan, Salvianus Darman asal Cibal, kabupaten Manggarai.

    Keduanya, Darwin dan Darman pada hari ini, Selasa (19/7) sekira pukul 07.30 WIT hanyut terbawa banjir di Mile Point (MP) 36-2 barat, Timika, Papua.

    Baca juga: Sementara, 3 dari 9 Orang Korban Tewas di Nduga Asal NTT

    Sebagaimana pemberitaan Fajarpapua.com, Asep, salah seorang warga yang berada di tempat kejadian mengemukakan, sekitar pukul 07.30 WIT, dua korban menyeberang menggunakan binen. Namun tiba di tengah sungai arus deras sehingga binen terbalik dan 2 orang tersebut hanyut.

    Dua pendulang asal Manggarai NTT, Klemensius Darwin asal Lambaleda dan Salvianus Darman asal Cibal sudah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

    Pada pukul 09.40 WIT, salah seorang pendulang atas nama Klemensius Darwin temukan di MP 31 barat dalam kondisi meninggal dunia. Tidak lama berselang, Salvianus Darman juga temukan dalam kondisi sudah meninggal.

    Baca juga: Tiba di Manggarai, Jenazah Yohanes Rungkas Disambut Isak Tangis Keluarga

    Warga Kerukunan Keluarga Besar Mimika (KKBM) Siprianus mengemukakan jenazah kedua korban sudah evakuasi dari sungai. “Kami baru dapat kabar, dua-duanya sudah ketemu,” ujarnya.