Tag: Pasar Tente

  • Warga Sumba Pemicu Kericuhan di Pasar Tente Ditangkap Aparat Polres Bima

    Warga Sumba Pemicu Kericuhan di Pasar Tente Ditangkap Aparat Polres Bima

    Bima, infopertama.com – Kepolisian Resor Bima, Nusa Tenggara Barat menangkap seorang pria berinisial ALD (26) yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual yang memicu kericuhan di Pasar Tente, Kecamatan Woha, NTB.

    “Sudah ditangkap di Sape sekitar pukul 13.30 Wita,” kata Kasat Reskrim Polres Bima AKP Abdul Malik di Bima, Kamis sore.

    Dia menjelaskan bahwa penangkapan ALD berkat dukungan dan bantuan warga Sumba, NTT. Mereka memberikan informasi bahwa pria tersebut hendak kabur ke luar pulau.

    “Saat penangkapan, pelaku hendak menyeberang ke arah timur menuju Sumba,” ujarnya menukil Antara.

    Atas penangkapan tersebut, kini ALD telah ditahan di Polres Bima.

    Iwan memastikan pihaknya menangkap ALD untuk proses hukum lebih lanjut.

    Aksi pelecehan seksual terhadap seorang perempuan yang diduga dilakukan ALD sempat memicu terjadinya kericuhan di sekitar Pasar Tente, Rabu (15/1).

    Sejumlah kendaraan roda dua dan kios milik warga Sumba yang berdomisili di sekitar Pasar Tente turut menjadi sasaran masa yang diketahui berasal dari keluarga dan warga kampung korban akibat ALD kabur usai beraksi.

    Amukan warga tersebut berhasil diredam usai pihak kepolisian dengan dukungan aparat TNI datang ke lokasi. Untuk mencegah terjadinya aksi lanjutan, warga Sumba dengan jumlah sekitar 183 orang dievakuasi ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bima.

    Pihak kepolisian kini telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian maupun di kantor dinas sosial. Iwan memastikan kondisi terkini sudah dapat terkendali dengan aman.

  • Ulah Warga Sumba Lakukan Pelecehan Seksual Picu Amuk Warga di Bima

    Ulah Warga Sumba Lakukan Pelecehan Seksual Picu Amuk Warga di Bima

    Bima, infopertama.com – Sejumlah warga melampiaskan amarah mereka di Pasar Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (15/1/2025).

    Sebanyak enam motor dibakar dan tiga lainnya dirusak massa dalam peristiwa itu.

    “Ada enam sepeda motor yang dibakar dan tiga unit lainnya dirusak,” ujar Kapolsek Woha, AKP Sudirman, Rabu (15/1/2025).

    Peristiwa ini dipicu akibat adanya dugaan pelecehan terhadap perempuan berinisial S (20), warga Desa Nisa, Kecamatan Woha. Pelaku pelecehan diduga seorang warga dari Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Seusai kejadian, massa mendatangi lokasi tempat warga Sumba bermukim di sekitar Pasar Tente untuk mencari pelaku.

    Namun, karena tidak menemukan terduga pelaku, massa melampiaskan kemarahan dengan membakar dan merusak motor yang terparkir di sekitar lokasi.

    Polisi Klaim Situasi Telah Kondusif

    Sudirman mengeklaim situasi sudah kondusif seusai kerusuhan itu. Puluhan warga Sumba, termasuk anak-anak, perempuan, dan laki-laki, telah dievakuasi ke Polsek Woha untuk menghindari eskalasi konflik.

    “Semuanya diungsikan sementara ke Polsek Woha, termasuk barang-barang mereka,” kata Sudirman.

    Sudirman mengimbau warga agar tetap menahan diri dan memercayakan proses hukum kepada pihak berwenang.

    “Kami segera menindaklanjuti kejadian ini. Anggota kami sudah dikerahkan untuk menangkap terduga pelaku,” jelas Sudirman.

    TNI Turun Tangan-Camat Imbau Warga Tenang

    Selain polisi, anggota TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) Woha juga turun tangan untuk membantu menenangkan situasi. Koramil telah berkoordinasi dengan Polsek dan Pemerintah Kecamatan Woha guna mencegah ketegangan antarwarga.

    Laman: 1 2