“Kegiatan ini merupakan program kerja Srikandi yang sejalan dengan pengarusutamaan gender,” kata Retno Widyastuti.
Para peserta yang hadir juga turut diperkenalkan dengan dunia kerja PT PLN (Persero). Khususnya, di Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), proyek-proyeknya, serta program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan.
“Kami Srikandi PLN siap kalau harus turun ke lapangan untuk mengecek proyek. Itu sudah biasa. Karena semuanya akan belajar pada waktunya, sampai jadi ahli,” kata Officer Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Nusra, Tri Yulianti.
Manager PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Cakranegara, Citra Rezkhi Dewi Maharani, menjelaskan bahwa Srikandi adalah program turunan Kementerian BUMN yang menjadi counterpart dari bisnis proses implementasi program pengarusutamaan gender.
“Kami juga ada SK-nya untuk setiap tahun ada rapat kerja dan diminta menyusun program sesuai visi misi kami, yaitu mengoptimalkan wilayah kerja kami, khususnya untuk wanita dan wanita di lingkungan provinsi NTB,” ucap Citra Rezkhi Dewi Maharani.
Dalam kegiatan itu juga turut paparkan perihal rekrutmen PT PLN (Persero) Group Putra-Putri Asli Maluku dan Nusa Tenggara yang saat ini tengah dibuka.
“Ini adalah rekrutmen khusus. Rival kalian adalah teman-teman se-pulau atau se-provinsi. Ini Previlage, karena khusus Maluku dan Nusa Tenggara,” jelas Analyst Pengembangan Talenta Area 10 PLN UIW NTB, Franycia Pangkey.
Adapun persyaratan yang diperlukan di antaranya, pelamar adalah putra-putri asli Maluku, Maluku Utara, NTB, dan NTT. Salah satu atau kedua orangtua bermarga atau suku asli Maluku, Maluku Utara, NTB, NTT.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan