Ruteng, infopertama.com – Proyek pembangunan WC Umum tahun anggaran 2022 di Kampung Ajo, Dusun Nanu, Desa Sambi hingga kini belum rampung. Proyek tersebut dengan pagu anggaran Rp48.000.000 dari Dana Desa.
Pantauan infopertama di lokasi, Jumat (7/7/2023) terlihat bangunan wc yang tidak terpasang pintu, keramik, semen minyak dan belum cat.
“Saya belum pasang pintu, keramik, dan cat ini dengan alasan karena saya merasa rugi. Pekerjaan ini saya hanya dapat Rp10.000.000 oleh Pemdes Sambi sebagai pemborong,” ungkap om Wens (pemborong) kepada infopertama.
Kata Wens, pemdes Sambi memberikan pekerjaan tersebut kepadanya dengan tawaran yang sangat kecil bahkan kosen pintu tanggungan pemborong.
Lagi-lagi Pemdes Sambi tidak pernah menjalankan instruksi Mentri Desa ihwal semua proyek Desa harus dikerjakan secara swakelola.
Salah satu warga kampung Ajo selaku sebagai Ketua RT setempat bernama om Dela menjelaskan bahwa pembangunan WC Umum tersebut mestinya dikaji dari sisi asas manfaatnya.
“WC tersebut hanya dipakai oleh sebagian warga yg dekat dengan wc tersebut bahkan tidak dipakai sama sekali, karena masing-masing warga sudah memiliki WC tersendiri,” tutur om Dela.
Tak hanya itu, om dela menyampaikan bahwa pembangunan wc tersebut terkesan menghabiskan uang negara karena tidak memiliki asas manfaat yang baik.
Sementara Kepala Desa Sambi Basilius Panja saat dikonfirmasi infopertama melalui pesan whatsapp mengakui terkait tidak rampungnya pembangunan WC tersebut.
“Io adek, itu tunggakannya tukang. Sudah berapa kali saya sampaikan ke tukang, hanya janji terus saja karena ada halangan. Mungkin saya suruh tukang yang lain untuk lanjut kerja nanti adek,” tutup Basi.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel