Proyek PLTP Ulumbu yang tengah dikembangkan—yang nantinya akan memasok total kapasitas 40 MW—diharapkan menjadi tulang punggung ketahanan energi di Pulau Flores, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta mendorong proses industrialisasi di daerah. Dalam waktu dekat kita akan mulai dengan perbaikan jalan akses menuju ke lokasi sehingga nantinya jalan sudah bagus dan dapat dipakai untuk masyarakat.
Bupati Manggarai, Herybertus Nabit, menyampaikan apresiasi atas langkah strategis PLN dalam memperkuat ketahanan energi di wilayahnya. Menurut dia, ketersediaan listrik yang andal menjadi kebutuhan utama masyarakat serta menjadi prasyarat penting bagi investor yang ingin menanamkan modal di Manggarai.
“Masyarakat kita membutuhkan listrik yang benar-benar andal, aman, dan tersedia setiap saat. Panas bumi menjadi jawaban karena tetap beroperasi meski hujan, petir, ataupun angin kencang,” tutur Herybertus.
“Manggarai terus bertumbuh. Pertanian, hasil laut, wisata, hingga sektor lainnya berkembang pesat. Para investor selalu menanyakan ketersediaan listrik, dan dengan PLTP Ulumbu, Manggarai akan semakin siap menyambut berbagai peluang investasi tersebut,” tambahnya.
Pada kesempatan terpisah, General Manager PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan kesiapan UIP Nusra dalam mengawal seluruh proses pengembangan PLTP Ulumbu, baik dari sisi teknis, koordinasi pemangku kepentingan, maupun pemenuhan standar keselamatan dan keberlanjutan.
“Kolaborasi PLN dan Pemerintah Kabupaten Manggarai merupakan kunci utama untuk mewujudkan swasembada energi di Flores. PLN UIP Nusra berkomitmen menjalankan seluruh proses secara profesional, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” jelas Rizki.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel







