Pelayanan kesehatan yang diberikan menyasar warga yang mengalami berbagai keluhan pascagempa. Dari hasil pengamatan tim, keluhan yang banyak ditemukan antara lain flu, batuk, serta luka yang berkaitan dengan reruntuhan bangunan.
Tim juga melakukan trauma healing ketika mengunjungi desa dan dusun. Kegiatan tersebut terutama ditujukan kepada anak-anak untuk membantu mereka kembali merasa nyaman setelah mengalami dampak gempa.
Dampak Kerusakan Ditemukan di Dampek
Selain wilayah Manggarai, tim PTAR juga mendatangi Dampek, Manggarai Timur. Di wilayah tersebut, tim menemukan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan hingga runtuh. Bangunan puskesmas juga terdampak.
Di lokasi itu, personel PTAR melakukan pemasangan tenda untuk pengungsi, memasang tandon untuk mendukung posko kesehatan, serta mengeluarkan obat-obatan yang tertimbun material reruntuhan puskesmas.
Tim juga memberikan dukungan terhadap operasional posko kesehatan darurat dan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak.
Terpal Menjadi Kebutuhan Mendesak
Dalam pelayanan di lapangan, tim menemukan kebutuhan terpal masih menjadi salah satu kebutuhan mendesak warga. Terpal diperlukan untuk membuat tempat berlindung sementara di luar rumah.
Kondisi tersebut berkaitan dengan kekhawatiran warga untuk kembali tidur di dalam rumah setelah gempa. Karena itu, kebutuhan tempat tinggal sementara menjadi salah satu perhatian dalam distribusi bantuan.
Bantuan yang disalurkan PTAR meliputi tenda, tikar, selimut, beras, minyak goreng, mi instan, biskuit, popok, susu untuk anak dan bayi, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











