Dua Link Video 45 Detik Kebaya Cokelat Viral di X, Ada Full Durasi Tanpa Sensor

  • Undangan pernikahan digital
  • Informasi paket tertahan
  • Pengumuman hadiah atau giveaway
  • Video viral Bantuan sosial palsu
  • Informasi lowongan kerja
  • Tagihan atau surat tilang palsu

Link tersebut biasanya dibuat menyerupai situs resmi agar korban percaya.

Risiko Besar Setelah Klik Link Mencurigakan

  1. Data Pribadi Dicuri

Saat korban membuka situs palsu dan memasukkan informasi pribadi, pelaku bisa memperoleh username dan password, nomor telepon, email, data identitas, dan kode OTP. Data ini kemudian dapat digunakan untuk aksi penipuan lanjutan.

  1. Akun Media Sosial Dibajak

Banyak korban kehilangan akun media sosial karena login di halaman palsu. Setelah akun dikuasai, pelaku biasanya menipu kontak korban, menyebar spam, meminta uang kepada teman korban.

Platform seperti Instagram⁠, Facebook⁠, X dan TikTok⁠ menjadi sasaran yang paling sering ditiru.

  1. Rekening dan E-Wallet Bisa Dikuras

Beberapa tautan berbahaya mengarahkan korban untuk mengisi data mobile banking atau dompet digital. Bahkan ada yang diam-diam memasang aplikasi berbahaya di ponsel korban.

Akibatnya saldo rekening hilang, transaksi ilegal terjadi, dan akses mobile banking diambil alih.

  1. Ponsel Terinfeksi Malware

Link tertentu dapat menyisipkan malware atau spyware ke perangkat. Program jahat ini mampu mencuri foto dan kontak, membaca SMS OTP, memantau aktivitas pengguna, mengendalikan ponsel dari jarak jauh.

Korban sering tidak menyadari perangkatnya sudah disusupi.

Beberapa ciri link mencurigakan:

  1. Alamat situs aneh dan tidak resmi
  2. Banyak angka atau simbol mencurigakan
  3. Nama domain mirip tapi berbeda sedikit
  4. Meminta login mendadak
  5. Mendesak korban bertindak cepat

Karena itu, pengguna internet diminta lebih teliti sebelum membuka tautan apa pun.

Untuk mengurangi risiko kejahatan siber, jangan klik link dari sumber tidak dikenal, periksa alamat situs dengan teliti, jangan pernah memberikan kode OTP, aktifkan verifikasi dua langkah, gunakan antivirus dan rutin memperbarui sistem perangkat, serta akses layanan penting hanya melalui aplikasi atau situs resmi.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel