Ruteng, infopertama.com – Bupati Manggarai, Herybertus Nabit dalam pidato pengantar LKPJ 2025 menjabarkan capaian kinerja Indikator Kinerja Makro Ekonomi pemerintah kabupaten Manggarai tahun 2025.
Pidato pengantar itu disampaikan Bupati Manggarai, Herybertus Nabit dalam sidang Paripurna, masa sidang II tahun sidang 2024-2026 di Ruang Sidang Utama DPRD Manggarai, Jumat, 28 Maret 2026.
1. Laju Pertumbuhan Ekonomi
Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Manggarai tahun 2025 sebesar 5,09%. Angka ini, kata Bupati Hery menunjukan tren peningkatan sejak tahun 2020 yaitu 0,89% pada tahun 2020, 2,43% pada tahun 2021, 2,85 % pada tahun 2022, 3,79% pada tahun 2023, 3,93 pada tahun 2024 dan 5,09% pada tahun 2025.
Apabila dibandingkan dengan Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai Timur, Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Manggarai berada di bawah Kabupaten Manggarai Barat sebesar 5,82% dan di atas Kabupaten Manggarai Timur sebesar 4,75%.
Ia menjelaskan, sektor yang memberikan kontribusi tertinggi dalam pembentukan PDRB atas harga berlaku Kabupaten Manggarai Tahun 2025 adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 21,16 % disusul sektor konstruki sebesar 13, 09%, sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 11,26% dan sector komunikasi dan informasi sebesar 10,21%.
2. Persentase Penduduk Miskin
Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Manggarai Tahun 2025 adalah 18,10% atau sekitar 65.810 jiwa dari total jumlah penduduk 340.153 jiwa.
“Angka ini menunjukkan tren penurunan sejak tahun 2020 sampai dengan 2025 yaitu 20,24% pada tahun 2020, 20,48% pada Tahun 2021, 19,84% pada Tahun 2022, 19,69 pada tahun 2023 dan 19,01% pada tahun 2024.” Ujar Bupati Herybertus Nabit, Jumat.
3. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Manggarai sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2025 mengalami penurunan berdasarkan data yang dipublikasi oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai Tahun 2025 yaitu 4,09% pada tahun 2020, 3,70% pada tahun 2021, 3,50% pada tahun 2022, 2,44% pada tahun 2023, 1,17 % pada tahun 2024 dan 1,56% pada tahun 2025 atau 2.930 orang dari total angkatan kerja 187.239 orang.
4. Koefisien Gini (Gini Ratio)
Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Manggarai, Indeks Gini atau Gini Ratio sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2025 terus mengalami trend positif.
Trend positifnya yaitu 0,295 pada tahun 2020, 0,308 pada tahun 2021, 0,291 pada tahun 2022, 0,291 pada tahun 2023, 0,291 pada tahun 2024 dan 0,23 pada tahun 2025.
“Indeks 0,23 masuk dalam kategori ketimpangan rendah dan menunjukan kondisi yang lebih baik dibandingkan dengan indeks gini Provinsi NTT yang mencapai 0,322 dan Nasional 0,363 dengan kategori ketimpangan moderat.”
5. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indeks komposit yang diukur dari tiga dimensi dasar yaitu Angka Harapan Hidup (AHH) saat kelahiran, Angka Melek Huruf (AMH) dan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) serta standar hidup layak yang diukur dengan kemampuan daya beli.
Berdasarkan data yang dirilis BPS Kabupaten Manggarai Tahun 2026, Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Manggarai sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2025 terus menunjukkan trend positif yaitu 64,54 pada Tahun 2020, 65,01 pada Tahun 2021, 65,83 pada Tahun 2022, 68,48 pada tahun 2023, 69,35 pada tahun 2024 dan 70,10 pada tahun 2025.
6. PDRB Per Kapita
Berdasarkan Data yang dirilis BPS Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026, PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Manggarai Tahun 2025 adalah sebesar Rp10.502.000.
Data ini menunjukan adanya peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp10.161.000.
7. Laju Inflasi
Inflasi Kabupaten atau Kota di Provinsi NTT dihitung berdasarkan data yang dirilis oleh BPS yang diperoleh dari 5 (lima) Kota Inflasi yaitu Kota Kupang, Waingapu, Soe, Kota Maumere dan Bajawa. Untuk Kabupaten Manggarai atau Kota Ruteng, laju inflasi diperoleh berdasarkan data Inflasi Kota Bajawa, Provinsi NTT.
Laju inflasi Kabupaten Manggarai Tahun 2025 sesuai data yang dirilis BPS Provinsi NTT Tahun 2026 menurut wilayah inflasi kota Bajawa adalah 1,74 %. Laju inflasi Kabupaten Manggarai dalam kurun waktu Tahun 2020-2025 berfluktuasi, dimana 2,24% pada Tahun 2020, 0,55% pada tahun 2021, 6,26% pada tahun 2022, 3,33% pada tahun 2023, 1,61% pada tahun 2024 dan 1,74% pada tahun 2025.
Selain itu capaian kinerja Indikator Kinerja Utama yang sudah dtetapkan dalam RPJMD Kabupaten Manggarai tahun 2021-2026, sebesar 92,47% kategori BAIK, dengan rincian sebagai berikut:
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 70,10 dari target 68,54 atau 102,28%.
- Prevalensi Stunting sebesar 13,17 dari target 11,90 atau 89,34%
- Angka PMKS yang tertangani sebanyak 11.256 jiwa dari target 17.589 atau 136,01%
- Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) sebesar 65,39 dari target 65,97 atau 99,12%
- Indeks Resiko Bencana sebesar 241,90 dari target 97,12 atau -49,07%
- Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar 5,09 dari target 5,22 atau 97,51%
- PDRB Perkapita sebesar Rp10.502.000 dari target Rp11.288.000 atau 93, 04%
- Indeks Gini sebesar 0,23 dari target 0,28 atau 117,86%
- Tingkat kemiskinan sebesar 18,01% dari target 17,71 atau 97,80%
- Indeks Desa Membangun sebesar 0,632 dari target 0,638 atau 99,02%
- Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 80,05 dari target 81,86 atau 97,79%.
- Indeks Reformasi Birokrasi sebesar 68,03 (Kategori B) dari target 58, 00 (Kategori CC) atau 117,29%.
- Nilai SAKIP sebesar 65,22 (Kategori B) dari target 67,50 (Kategori B) atau 96,62%
- Opini BPK atas Pengelolaan Keuangan Daerah adalah WTP dari target WTP atau 100%.
Mengakhiri pidato pengantar LKPJ 2025, Bupati Manggarai Herybertus Nabit menyebutkan, dalam keterbatasan yang dhadapi selama tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Manggarai memperoleh beberapa penghargaan yakni:
- Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapatkan Opini WAJAR TANPA PENGECUALIAN selama 6 kali berturut-turut dari BPK Perwakilan NTT terhadap pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Manggarai
- Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapat penghargaan sebagai Finalis Top Inovasi KIPP Tahun 2025 Kelompok Umum dengan inovasi Pusat Pelayanan Informasi Perizinan Terpadu-Puspita dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
- Pemerintah Kabupaten Manggarai mendapat penghargaan sebagai Finalis Top Inovasi KIPP Tahun 2025 Kelompok Umum dengan inovasi Safari Sehat Jiwa dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
- Pemerintah Kabupaten Manggarai menempati Peringkat Ke-II dari 22 kabupaten/Kota se-NTT untuk Indeks Daya Saing Daerah dengan nilai 3,56.
- Pemerintah Kabupaten Manggarai menempati Peringkat Ke-II dari 22 kabupaten/Kota se-NTT untuk Indeks Inovasi Daerah dengan nilai 54,78 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.11-6097
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp ChanelÂ
Â




