Tag: Lukas Enembe Meninggal

  • Pemuda Papua Curiga Lukas Enembe Meninggal Karena Dibunuh Bukan Waktunya Dipanggil Tuhan

    infopertama.com – Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 26 Desember 2023.

    Kabar Lukas Enembe meninggal ini begitu memukul masyarakat Papua kendati sosoknya sedang terseret kasus korupsi.

    Adapun seorang pemuda Papua mencurigai bahwa kematian Lukas Enembe bukanlah karena dipanggil Tuhan melainkan perbuatan manusia.

    Kecurigaan itu muncul dalam akun TikTok @smith_gimba yang media ini kutip pada Senin, 01 Januari 2024. Seperti inilah pengakuan pemuda Papua tersebut.

    Kabarnya bahwa Lukas Enembe tutup usia karena gagal ginjal yang dinyatakan oleh kuasa hukumnya yang rawat di rumah sakit militer Jakarta.

    Mantan Gubernur dua periode Lukas Enembe meninggal ini bertepatan pada momen umat Kristiani merayakan Natal dan identik penuh suka cita.

    “Di momen yang sangat spesial ini juga telah datang kabar duka cita yang mana telah mengecewakan hati kami rakyat bangsa Papua,” ujar pemuda.

    Pemuda ini mengaku kecewa dengan apa yang dilakukan terhadap Lukas selama berada di Jakarta untuk menjalani proses hukum dugaan korupsi.

    “Beliau sedang mengalami sakit. Dan, beliau sedang menjalani perawatan yang mana ada dokternya sendiri dari Singapura dan juga kita anak bangsa Papua,” lanjutnya.

    Sosok ini mengatakan bahwa Lukas dipindahkan ke Jakarta agar tidak kabur dari kasus korupsi. Hal itu lantaran kedua dokternya dinilai tidak bisa dipercaya.

    Ia juga menyebut saat persidangan mantan Gubernur Papua itu sampai memakai kursi roda karena sudah tidak kuat lagi membawa tubuhnya sendiri.

    Laman: 1 2

  • Iringi Jenazah Lukas Enembe ke Rumah Pribadi, Ribuan Massa juga Bakar Mobil di Pinggir Jalan

    Jayapura, infopertama.com – Sejumlah motor, toko serta fasilitas umum dirusak massa yang mengarak jenazah mantan Gubernur Papua Alm. Lukas Enembe di Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (28/12).

    Selain itu, massa juga membakar mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan serta melempari anggota yang melakukan pengamanan. Bahkan, penjabat Gubernur Papua, Ridwan Rumahsukun juga mengalami luka terkena lemparan batu.

    Aparat keamanan tidak mampu membendung ribuan massa yang melakukan iring-iringan jenazah ke lapangan Stakin Sentani untuk lakukan prosesi ibadah dan acara adat.

    Menukil Fajarpapua.com, Pj Gubenur Papua terpaksa dilarikan ke Rumkit Batalyon 751/Rider untuk mendapat perawatan medis.

    Dalam penjemputan jenazah itu juga hadir sejumlah Muspida Provinsi Papua, Kota Jayapura dan Kab. Jayapura, tokoh agama, tokoh adat, masyarakat maupun mahasiswa.

    Selain itu ratusan massa yang berada di luar area VIP Room mulai memadati area Bandara Sentani untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Alm. Lukas Enembe. Jenazah diterbangkan dari Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan tiba di bandara pada pukul 09.15 WIT.

    Setibanya di bandara jenazah langsung dibawa ke Vip Room Bandara untuk dilakukan prosesi acara pemerintah. Selanjutnya jenazah langsung di bawa ke lapangan Stakin Sentani untuk disemayamkan di Stakin kurang lebih selama 3 jam.

    Saat ini jenazahh telah dibawa dari Stakin Sentani menuju rumah pribadi almarhum di Koya Tengah yang diiringi ribuan massa.

  • Sempat Jatuh di Kamar Mandi, Lukas Enembe Meninggal dalam Keadaan Berdiri

    infopertama.comLukas Enembe tidak sempat menjalani hukuman 8 tahun. Mantan gubernur Papua itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat terjatuh dalam kamar mandi.

    Sebelum meninggal pada Selasa, 26 Desember 2023, Lukas Enembe pernah jatuh dalam kamar mandi. Terjadi pada Jumat 6 Oktober 2023.

    Saat itu, Lukas langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta. Kala itu kepalanya membentur lantai. Setelahnya dia mengaku pusing.

    Kuasa hukum Lukas Enembe, Petrus Bala Pattyona mengatakan, Lukas saat itu sedang buang air.

    Lukas Enembe meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto di Jakarta. Kuasa hukum Lukas Enembe, Antonius Eko Nugroho mengatakan, kliennya meninggal sekitar pukul 10.00 WIB.

    “Menurut keterangan keluarga mendiang, Bapak Pianus Enembe sebelum meninggal, Bapak Lukas minta berdiri. Kemudian, Bapak Pianus membantu Pak Lukas untuk berdiri, dengan memegang pinggang Bapak Lukas,” kata Antonius mengutip rri.co.id, Selasa 26 Desember 2023.

    Tidak lama setelah berdiri, Lukas mengembuskan napas terakhirnya. Sikap mendiang yang minta berdiri, ingin menunjukkan dalam kondisi kuat.

    “Begitu, Bapak Lukas tidak bernapas lagi, langsung kami tidurkan dan memanggil dokter. Sudah diberikan tindakan, namun Bapak sudah meninggal,” katanya.

    Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri menyebutkan, dalam upaya pemulihan kesehatan Lukas pihaknya bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia hingga keluarga Lukas.

    “KPK telah bekerja sama dengan IDI, Tim Dokter RSPAD, serta pihak keluarga juga mendatangkan Dokter dari Singapura untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada LE (Lukas Enembe) secara optimal,” kata Ali, Selasa 26 Desember 2023.

    Laman: 1 2

  • Gubernur Papua 2 Periode, Lukas Enembe Meninggal Dunia

    infopertama.com – Mantan Gubernur Papua Lukas Enembe meninggal dunia. Belum diketahui pasti penyebab kematian Lukas Enembe.

    Informasi Lukas Enembe meninggal dibenarkan pengacaranya, Petrus Bala Pattyona. Lukas Enembe meninggal di RSPAD Gatot Soebroto.

    “Iya betul, sekarang saya di kamar Beliau, meninggal,” kata Petrus kepada wartawan, Selasa (26/12).

    “Tadi jam 11,” sambung dia.

    Kondisi kesehatan Lukas Enembe memang beberapa kali menurun. Bahkan, saat menjalani proses hukum, ia beberapa kali dibantarkan penahanannya.

    Dalam dakwaannya, Lukas Enembe disebut menerima suap dan gratifikasi senilai Rp47,8 miliar. Uang tersebut diterima sebagai hadiah yang berkaitan dengan jabatannya sebagai Gubernur Papua dua periode, tahun 2013-2023.

    Ia dihukum 8 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta atas perbuatannya tersebut. Hukumannya diperberat oleh Pengadilan Tinggi Jakarta menjadi 10 tahun penjara dan membayar uang pengganti Rp47.833.485.350.

    Saat ini, Lukas Enembe juga berstatus tersangka dalam perkara lain di KPK. Yakni kasus dugaan pencucian uang. Kasusnya masih dalam proses penyidikan di KPK.

    Enembe merasa dizalimi atas status tersangka dan proses hukum yang dijalaninya. Dia mengaku mengalami gangguan kesehatan, mengalami stroke. Bahkan penyakit diabetesnya yang sebelumnya stadium empat naik jadi stadium lima usai ditahan KPK.

    “Saya juga menderita penyakit hepatitis B, darah tinggi, jantung dan banyak komplikasi penyakit dalam lainnya dan pemeriksaan terakhir dokter RSPAD menyatakan fungsi ginjal saya tinggal 8%,” ujar Enembe dalam eksepsinya.

    Laman: 1 2