Religi  

Renungan Katolik, Paskah: Semakin Beriman, Semakin Taat

Semakin Taat
Ilustrasi (istimewah)

Kamis, 28 Arpil 2022
Hari Biasa, Pekan Paskah Kedua
Kis 5:27-33 & Yoh 3:31-36
[Thn. VI-SS/118/4/2022]
Pastor Riano Tagung, Pr

Marilah kita berdoa: Allah yang maha kasih, syukur berlimpah atas kasih dan cintaMu yang sungguh nyata melalui Yesus Kristus Puteramu. semoga berkat kebangkitaNya, kami semakin hidup taat sepenuhnya pada kehendak dan rencanaMu di dalam hidup kami. Dengan pengantaraan kristus tuhan kami, yang bersama Dikau dalam persatuan roh kudus, hidup dan berkuasa, allah sepanjang segala masa, Amin.

Yohanes Pembaptis memberi kesaksian tentang Yesus di hadapan murid-muridnya, “Siapa yang datang dari atas ada di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari surga ada di atas semuanya. Ia memberi kesaksian tentang apa yang dilihat-Nya dan yang didengar-Nya, tetapi tak seorang pun menerima kesaksian-Nya itu. Siapa yang menerima kesaksian-Nya, ia mengaku bahwa Allah adalah benar. Sebab siapa yang diutus Allah, Dialah yang menyampaikan firman Allah, karena Allah mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”

Paskah: Semakin Beriman, Semakin Taat

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
Bagi sebagian orang, salah satu hal yang tersulit di dalam hidup ini adalah TAAT. TAAT pada diri sendiri, TAAT pada pilihan hidup, TAAT pada kehendak ALLAH. Prinsipnya, ketika berbicara soal TAAT, dia menembus inti terlemah dan terapuh dari dalam hidup kita yang seringkali membuat kita terpelecok dan jatuh dalam ketidaktaatan. Karena itu, perihal TAAT, tidak hanya sebuah definisi harfiah tapi bagaimana mendefenisikannya dalam kehidupan setiap hari. Apapun pilihan hidup kita saat ini, kita dipanggil untuk menjadi pribadi yang TAAT! TAAT pada Kehendak Allah yang telah memanggil kita untuk menjadi orang-orang utusanNya, yang mewartakan hidup tentang kasih dan Firman Allah baik di dalam keluarga, lingkungan kerja, anggota komunitas dan di mana saja kita berada.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Dalam bacaan pertama, Kisah Para Rasul mengisahkan bagaimana Petrus dan Yohanes di hadapan Mahkamah Agama. Di sana Petrus berani berakta “Kita harus lebih taat kepada ALLAH daripada kepada manusia”(Kis 5:29). Ketaatan pada kehendak Allah adalah buah dari kerjasama mereka dengan kuasa ROH KUDUS. Karena itu, mereka berani berkata pada bagian akhir dari kisah ini “Kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang menaati Dia” (Yoh 5:32). Kurang mempercayai akan karya Roh Kudus di dalam seluruh perjalanan hidup kita akan menghantar kita kepada ketidakbahagiaan di dalam hidup dan dosa yang berat karena menyangkal akan kuasa Roh Kudus di dalam seluruh hidup kita.

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Bacaan Injil pada hari ini, mengisahkan tentang kesaksian Yohanes Pembaptis tentang Yesus “bapa mengasihi anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. barang siapa percaya kepada anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barang siapa tidak taat kepada anak, ia tidak akan melihat hidup melainkan murka allah tetap ada di atasnya.”(Yoh 3:36).

Yohanes menjelaskan kepada para muridnya dengan sangat jelas dan tegas bahwa iman menghantar orang pada TAAT dan hidup kekal. Supaya dapat menaruh rasa percaya kepada anak, kepada Yesus diperlukan rahmat ALLAH yang mendahului serta menolong dan juga bantuan ROH KUDUS agar menggerakkan hati kita sehingga hati kita mengalami sentuhan kasih ALLAH yang membuat kita berani memutarbalikkan hidup kita dari gelap kepada terang, dari dosa kepada rahmat, dari kematian kepada kehidupan, dari ketidaktaatan kepada ketaatan.
Cahaya PASKAH masih bercahaya, terang benderang di setiap sudut hati kita, menerangi hati kita agar kita berusaha mengenal lebih baik apa yang menjadi kehendak ALLAH dan apa yang bukan menjadi kehendak ALLAH.

Semakin Taat

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Rahmat Iman membuka mata hati kita untuk TAAT kepada siapa kita dipanggil hari ini. TAAT sebagai suami, Taat sebagai istri. Dan, Taat sebagai imam, biarawan. Biarwati. Kita perlu ini IMAN, Rasa Percaya kita kepada YESUS. Sebab, tanpa IMAN, kita tidak mungkin berkenan kepada ALLAH [bdk. Ibr 11:6], dan tidak mungkin kita bisa melakukan tugas perutusan TUHAN dengan segenap hati kita. Tanpa IMAN, kita tidak bisa sampai kepada persekutuan dengan anak-anakNya maka tidak pernah seorang pun dibenarkan tanpa DIA dan seorang pun tidak akan menerima kehidupankekal kalau kita tidak taat dan bertahan sampai akhir dalam IMAN. Jangan takut untuk belajar hidup TAAT hari ini sebab Allah telah mengaruniakan RohNya dengan tidak terbatas!” (Yoh 3:34).

IMAN
Mencicipi lebih awal kegembiraan dan cahaya pandangan ALLAH di dunia.
IMAN
Satu ikatan pribadi manusia seutuhnya
kepada Allah yang mewahyukan diriNya
IMAN
Membuat kita bahagia dalam kehidupan kini dan yang akan datang.

YESUS, terima kasih atas rahmat dan cinta yang telah Engkau anugerahkan kepada kami sampai hari ini, yang membuat kami selalu terpikat padaMU dan semakin menaruhkan kepercayaan kepadaMU. Semoga, kami semakin bertumbuh dan berkembang dalam IMAN agar kami belajar TAAT di tengah ketidaktaatan kami, belajar berjalan dalam TERANG di tengah perjuangan kami keluar dari kegelapan. Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami, Amin.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr

Omnia Sunt Gratia Caritate Dei
SEMUA KARENA KASIH KARUNIA ALLAH!
=1 Kor 15:10=

Servire Dio Con Amore e Gioia
Melayani Allah dengan Cinta dan Sukacita

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV