Minta Bukan Untuk Mencobai Tuhan

Mencobai Tuhan

Pekan Khusus Adven
Senin, 20 Desember 2021

Yesaya 7: 10-14; Lukas 1: 26-38

Hidup manusia tidak pernah cukup, tetapi selalu ada yang kurang. Karena kekurangan itulah, manusia selalu terdorong untuk mencari dan meminta apa saja yang merupakan kebutuhannya kepada Tuhan dan kepada sesama.

Apabila manusia mencari dan meminta apa saja yang menjadi kebutuhannya, hal itulah wajar, biasa atau normal. Hal yang istimewa dan luar biasa adalah ketika Tuhan menyuruh manusia untuk meminta apa saja kepada-Nya.

Inilah sabda Tuhan sendiri kepada Raja Ahas. “Mintalah suatu pertanda dari Tuhan, Allahmu, entah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah, entah sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas.” Tetapi Ahas menjawab: “Aku tidak mau minta! Aku tidak mau Mencobai Tuhan!” (Yes 7: 10-12).

Dari sabda-Nya kepada Raja Ahas ini, Tuhan meminta dan bahkan menyuruh kita untuk meminta apa saja kepada-Nya. Maka janganlah kita bimbang dan ragu untuk meminta kepada Tuhan. Kalau Tuhan yang suruh, pasti suruhan-Nya itu benar adanya.

Jangan Meminta Jika Hanya Mencobai

Namun bila kita meminta kepada Tuhan, janganlah kita mencobai Tuhan. Raja Ahas ‘tidak mau minta’ kepada Tuhan, karena ia ‘tidak mau mencobai Tuhan!’

Permintaan kepada Tuhan tidak boleh menjadi sebuah cobaan bagi DIA. Kita tidak boleh meminta, hanya untuk mencobai atau menguji Tuhan. Permintaan harus lahir dari kebenaran dan kejujuran, dari ketulusan dan kerendahan hati. Itu berarti kita benar-benar membutuhkan apa yang kita minta. Dan untuk itu kita harus jujur, tulus dan rendah hati. Tanpa kebenaran dan kejujuran serta tanpa ketulusan dan kerendahan hati, permintaan kita kepada Tuhan menjadi satu bentuk permainan terhadap Tuhan.

Kita mau menguji, mencobai dan mempermainkan Tuhan, apabila permintaan kita tidak lahir dari kebenaran dan kejujuran, ketulusan dan kerendahan hati. ‘Menguji’ dan ‘mempermainkan Tuhan’ adalah hal yang tidak dikehendaki oleh Raja Ahas. Maka ia tidak mau minta kepada Tuhan karena ia benar-benar tidak mau mencobai Tuhan.

Sebab itu mintalah karena benar-benar kita membutuhkan dan mintalah dengan tulus, jujur dan rendah hati, niscaya kita mendapatkan apa yang kita minta.

Doaku dan berkat Tuhan
Mgr Hubertus Leteng

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV